Juarai AQUA DNC Samarinda, Pemuda Tenggarong Selangkah Menuju London

Aqua DNC 2013 - SamarindaPertama kali menjadi kota penyelenggara, keseruan mewarnai Kualifikasi Lokal AQUA DNC Samarinda: mulai dari kisah satu-satunya pemain sepak bola anak perempuan hingga persaingan ketat antar tim terbaik

Penyelenggaraan babak kualifikasi lokal turnamen sepakbola anak usia 10-12 tahun terbesar, AQUA Danone Nations Cup (DNC) 2013 wilayah Kalimantan Timur telah sukses dilaksanakan pada tanggal 2 – 3 Maret 2013 di Stadion Sempaja. Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut ditutup dengan kemenangan tim Pemuda Tengarong yang secara otomatis akan mewakili Samarinda untuk bersaing melawan 14 tim asal kota lain di babak Final Nasional AQUA DNC yang akan dilangsungkan di Jakarta pada 29 Mei – 3 Juni 2013 mendatang.

Selama dua hari, penampilan 528 anak yang tergabung dalam 48 tim sepakbola yang berasal dari wilayah Kalimantan Timur mampu memukau penonton yang hadir menyaksikan secara langsung pertandingan yang digelar di Stadion Sempaja tersebut. Tema “Wujudkan Mimpimu untuk Esok yang Lebih Baik” yang diusung AQUA DNC 2013 tercermin dengan jelas dari semangat dan kegigihan para skuad muda berbakat yang berjuang meraih mimpi untuk bisa bermain sepakbola bersama anak-anak dari seluruh dunia di World Final DNC 2013 di London, Inggris.

Febby Intan selaku Brand Director Danone AQUA mengatakan, “Meskipun baru pertama kali mengikuti babak kualifikasi lokal AQUA DNC, namun para pemain U-12 di Samarinda sangat gigih berjuang sehingga menyuguhkan permainan yang menarik untuk disaksikan. Sesuai dengan harapan kami, Samarinda memiliki potensi yang besar dalam bidang sepakbola. Kami bersyukur babak kualifikasi lokal AQUA DNC 2013 Samarinda ini berjalan dengan lancar dan sukses. Sebagai penyelenggara, bisa menyaksikan dan menjadi bagian dari perjuangan anak-anak dalam meraih mimpinya merupakan suatu kebanggaan bagi Danone AQUA.”

Di hari pertama, pertandingan antara 48 tim yang saling berkompetisi untuk memperebutkan tiket menuju babak perdelapan final, berlangsung dengan seru. Di hari kedua, ke 16 tim yang lolos ke perdelapan final, kembali bersaing untuk melangkah ke babak perempat final. Empat tim terbaik yang berhasil lolos pun saling menunjukkan skill terbaiknya di babak semifinal.

Pertandingan final antara tim Pemuda Tenggarong melawan tim GMK Kukar berlangsung dengan ketat. Kedua tim sama-sama menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk bisa mewakili Samarinda di Final Nasional AQUA DNC 2013. Permainan apik dari sepasang gelandang serang tim Pemuda Tenggarong, membuat barisan pertahanan GMK Kukar beberapa kali dibuat kerepotan.

Begitu juga dengan tim GMK, beberapa kali mereka mengancam gawang tim Pemuda Tenggarong dengan tendangan keras dari pemain depannya. Selama pertandingan berlangsung, kedua tim memiliki kesempatan emas untuk mencetak gol, namun karena kemampuan yang imbang dari kedua tim, tidak ada satu gol pun yang tercipta. Hingga pertandingan usai, skor kacamata (0 – 0) masih bertahan, Sehingga penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti. Adu penalti berlangsung sangat dramatis dengan hasil akhir 3 – 2 untuk kemenangan tim Pemuda Tenggarong asal Kutai Kartanegara.

Sejak pertama kali digelar di Indonesia pada tahun 2002, AQUA DNC telah banyak berperan dalam mencetak pemain muda berbakat seperti Andik Vermansyah, Rasyid Bakrie, Kurniawan Karman, hingga Syamsir Alam. Keberhasilan AQUA DNC dalam mencetak pemain muda berbakat menjadikan ajang ini dipandang sebagai sarana untuk mencari potensi bakat muda.

Di babak kualifikasi lokal AQUA DNC wilayah Kalimantan Timur ini juga telah lahir bibit-bibit pemain muda berbakat. Salah satunya adalah Ahmad Yusril dari tim Pemuda Tenggarong. Ditanya mengenai motivasinya dalam mengikuti ajang ini, Ahmad mengatakan, “Saya ingin bisa berprestasi seperti kakak-kakak pemain senior yang berhasil membawa Kalimantan Timur sebagai juara PON tahun lalu. Saya dan teman-teman akan berjuang sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi daerah kami.” Berkat semangatnya yang tinggi, Ahmad berhasil membawa tim-nya menjuarai babak kualifikasi lokal AQUA DNC 2013 wilayah Kalimantan Timur.
Walau baru pertama kali menjadi kota penyelenggara Kualifikasi Lokal AQUA DNC, Samarinda tak hanya sekedar menyuguhkan pertandingan yang seru. Ada cerita unik tersendiri yang turut mewarnai turnamen ini. Kompetisi sepak bola anak terbesar di dunia ini, ternyata tak hanya menarik minat para pemain sepak bola anak laki-laki. Adalah Gesela, gadis manis berusia 12 tahun, yang berhasil mencuri perhatian penonton yang hadir di stadion Sempaja pada hari Minggu (3/3/13).

Pemain Bola Perempuan satu-satunya di Aqua DNC

Gesela menjadi satu-satunya pemain sepak bola anak perempuan yang berpartisipasi dalam Kualifikasi Lokal AQUA DNC wilayah Kalimantan Timur. Tergabung dalam tim Gerilya Samarinda, Gesela berhasil mencetak dua gol selama kompetisi berlangsung. Namun sayang, kepiawaian gadis cilik ini harus terhenti di babak 16 besar. Meskipun tak berhasil melangkah hingga babak final, namun partisipasi Gesela dalam ajang pertandingan sepak bola anak AQUA DNC ini merupakan suatu pertanda baik bagi persepakbolaan Tanah Air, khususnya sepak bola wanita. Semoga semangat dan keberanian Gesela dalam mewujudkan mimpinya ini dapat menginspirasi anak perempuan Indonesia lainnya.

“Kepada tim pemenang yang berhasil mewakili Samarinda untuk berlaga di babak Final Nasional AQUA DNC 2013, kami ucapkan selamat. Tetap semangat dan persiapkan diri dengan sebaik-baiknya demi wujudkan mimpi bermain sepakbola di London, Inggris. Sampai bertemu di babak Final Nasional AQUA DNC di Lapangan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta pada 29 Mei-3 Juni 2013 mendatang,” tutup Febby Intan.